Rabu, 26 Agustus 2015

Leak Bali : Apa itu Leak Bali


Sama seperti halnya ilmu2 lain yang ada di jagat raya, di Bali juga terdapat 2 jenis ilmu yaitu ilmu putih (penengen) dan ilmu hitam (pangiwa). Ilmu hitam (pangiwa) sering juga disebut aji wegig/aji ugig. Adapun cara untuk mendapatkan ilmu tersebut bisa dengan cara membeli ataupun meminta (nunas) dan belajar di bawah pengawasan gurunya. Berikut kira2 cara untuk memperoleh ilmu hitam / pengleakan tersebut:

Untuk mendapatkan ilmu tersebut, harus mengadakan upacara yang disebut madewasraya. Apabila ingin menggunakan pangiwa, supaya dapat sakti dan manjur, mujarab dan digjaya, terlebih dahulu harus menyucikan diri. Setelah itu tatkala malam diadakannya madewasraya dahulu dikayangan pangulun setra (pura yang ada di dekat kuburan), memohon Paduka Betari Durga, memohon berkah.

 http://nanoxx.files.wordpress.com/2012/01/leak-bali-full.jpg 

Adapun sarananya:

1. Daksina 1 buah
2. Uang kepeng sebanyak 17.000
3. Ketupat 2 kelan (1 kelan = 6 biji)
4. Arak & brem
5. Ketan hitam
6. Canang 11 biji
7.Canang tubungan, burat wangi lenga wanginyanyah (sangrai) gagringsingangetih-getih (darah), dan biu mas (pisang kecil yang biasanya dipakai untuk membuat canang)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlXUGzglEEncFm0WA6-c5EpTKHWujn1r7cInmFqC3_FcGT_nhwA04PB1yX3FPxH9snOeDvrdrfJFrg1-yelkWsNSHjeWohyphenhyphenBScU4Ww-Ty_nmGk7tK3RHC7ySsux5fkj3o_Nhe7ZBlh-r8/s1600/Daksina3.jpg
Daksina
http://i127.photobucket.com/albums/p159/blackinjpn/burat.jpg
Canang Burat Wangi
Kemudian sarana ini dipersembahkan secara niskala. Setelah itu bersila di depan paryangan, bersemadi dan tidak lupa dengan dupa menyan astanggi, heningkan batin. Kemudian ucapkan mantra:

"Om Ra Nini Batari Bagawati, turun ka Bali; ana wang mangkana; aminta kasih ring Paduka Batari, sira nunas turun ka mrecapada. Ana wang mangkana anunas kasaktian, manusa kabeh ring Bagawati, Sang Hyang Guru turun ka mrecapada. Ana wang manusa angawe Batara kabeh, turun ka Bali Sang Hyang Bagawati. Ana buta wilis, buta abang, ana buta jenar, ana buta ireng, ana buta amanca warna, mawak I Kalika, ya kautus antuk Batari Bagawati, teka welas asih ring awak sarinankune, pakulun Paduka Bagawati. Om Mam Am Om Mam, ana Paduka Batara Guru, teka welas asih, Bagawati manggih ring gedong kunci manik, teka welas asih ring awak sarinanku".

Apabila sudah berhasil mendapatkan ilmu tersebut, maka ada aturan yang harus dipatuhi. Orang yang memiliki ilmu tersebut akan digjaya tidak terkalahkan, tidak bisa diungguli, dan semua akan tunduk kepadanya. Apabila mampu merahasiakannya, maka dalam 100 kali kelahiran akan menemui kebahagiaan dan kebebasan tertinggi. Dan bila meninggal dapat kembali ke sorga Brahmaloka, Wisnuloka, dan Iswaraloka. Tetapi bila ketahuan, apalagi sampai suka membicarakan, menyebarluaskan, dan tidak mampu merahasiakannya, maka dalam 1000 kali kelahiran akan menemui hina, neraka, disoroti oleh masyarakat, dan sudah pasti terbenam dalam kawah neraka Si Tambra Goh Muka.

http://i127.photobucket.com/albums/p159/blackinjpn/calonarang.jpg
Sebuah pertunjukan calonarang di Bali
Ilmu Pangiwa dapat dibagi menjadi 5 bagian yang merupakan cabangnya, yaitu:

1. Pengasren
2. Pangeger
3. Pangasih - asih
4. Penangkep
5. Pangleakan (aji wegig)

Baiklah, kita bahas dulu yang pertama.

1. Pengasren
Pengasren adalah cabang ilmu pangiwa yang mampu membuat pemakainya menjadi lebih cantik / tampan. Dengan ilmu ini, si pemakai bisa membuat si korban tergila2 bahkan lupa dengan segala2nya termasuk keluarga. Adapun kutipan mantranya:

"OM 3x, IH 3x, tumurun Bathari Durga, UM mamurti I Ratna Manggali, mamurti duhuring lela matangkep, Ngsuing 3x, tumurun Ida Bhatari Durga, UM 3x, EH 3x, ma, OM ngaji gunane Bhatari Durga, dan seterusnya.............

Biasanya para dukun melakukan ini yang kemudian disebarluaskan dengan cara dijual kepada para kliennya... cieeehhh klien... Hahahaha.... Berikut rerajahan yang biasanya dipakai untuk mempercantik / mempertampan diri:


2. Pangeger

Sungguh sangat ambigu bagi orang yang mengetahui nama ilmu pangeger. Sebab dalam Lontar Usada Manak, nama ilmu pangeger adalah ilmu untuk memperlancar / mempercepat proses kelahiran. Di samping pangeger tersebut, ada juga ilmu yang disebut dengan panyeseh, dimana fungsi kedua ilmu ini adalah sama.
Di sini yang saya coba jelaskan adalah ilmu pangeger di cabang ilmu pangiwa (ilmu hitam), ilmu ini juga disebut dengan istilah panglenyeh. 

Pangeger ini adalah cabang dari ilmu pangiwa yang mampu membuat pemakainya laris, baik dalam kegiatan ekonomi atau terhadap dirinya sendiri.... Kalo orang banyak sih bilang"pengelaris". Orang yang menggunakan pangeger ataupun pangasren terlebih dahulu dimasukkan ajaran ilmu pangiwa. Ibaratkan pangiwa adalah sebuah busur panah dan pangeger & pangasrenadalah anak panahnya.
Fungsi ilmu ini adalah untuk membuat si pemakai menjadi laris apalagi jika disertai kata2 yang manis. Tingkah laku si pemakai sangat menawan dengan senyumnya yang manis, bahkan terkadang tawanya pun sangat nyaring dan indah didengar 

Adapun cara untuk mendapatkan pangeger ini adalah dengan cara meminta / membeli kepada seorang dukun.
Mohon maaf, terus terang untuk mantra nya saya tidak punya..... 

3. Pangasih-asih

Pengasih-asih adalah cabang ilmu pangiwa yang bertujuan membuat orang jatuh cinta kepada orang yang melaksanakan ilmu pangiwa. Hal ini biasanya menggunakan srana berupa guna2 (guna). Orang Bali mengenal beberapa jenis guna, yaitu Guna Lilit, Guna Jaran Nguyang, Guna Tuntung Tangis, I Cekcek Putih, dan lain sebagainya.

Guna tuntung tangis menggunakan srana air mata duyung (bingung yah dimana cari ikan duyung.... hehehehe..... Konon bisa memakai air mata bayi/anak kecil yang menangis ketikasandikala atau maghrib). Ini rerajahannya:

Guna jaran guyang menggunakan rerajahan sbb:

Srananya tangkai sirih, setelah selesai dimantrai kepada orang yang dituju, jangan menoleh.
Mantranya:

Om ingsun angaji ajine I Jaran Guyang, angamuk ka tengahin lalatane Si Anu (nama korban), den suduk lata lan atine Si Anu (nama korban), Si Anu (nama korban) plek mati kapisanan, urung Si Anu (nama korban) mati, sida edan urung Si Anu (nama korban) edan, sida Si Anu (nama korban) maring awakku, poma 3x, dan seterusnya.................

Guna I Cekcek Putih menggunakan rerajahan sbb:


Srananya menggunakan clebingkah (pecahan barang2 tanah liat) yang didapat di kuburan. Kemudian digambar sesuai dengan rerajahan di atas. Lalu ditutupi dengan selembar daun sirih. Setelah dimantrai, ditanam di jalan keluar masuk rumah si korban.

Mantranya:
Hiang sira Sanghiang Cekcek Putih, ingsun msangakena sira ring lawannge Si Anu (nama korban), yan urung lian anglangkahin gunankune, I Cekcek Putih, aja sira culig silih gawe, yan Si Anu (nama korban) anglangkahin gunane, I Cekcek Putih majingakena sira, maring gwagarbane Si Anu (nama korban), cucuken basang wayahe Si Anu (nama korban), dan seterusnya..........


Guna Lilit menggunakan rerajahan:
align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"> 
Sarananya menggunakan gana (air liur) ular tatkala akan mendapatkan mangsanya.
Maaf, saya ga punya mantranya....

Disamping semua guna2 tersebut, ada pula yang disebut pangolesan (minyak colek). Salah satu jenisnya yaitu Pangolesan I Lare Asih. Dengan minyak yang dimantrai ini, dapat membuat wanita tergila2.... Biasanya minyak ini dijual kepada yang membutuhkan.

Mantranya:
Ih cai Sang Lare Asih, ih cai angulati Si Anu (nama korban), aku wus awruha ring kadadeana Si Anu (nama korban), ih Si Anu (nama korban) duk sira lagi ring jero weteng ibunira, Sang Kamareka aranira, Si Anu (nama korban), duk sira lagi ana ring gedong kusuma, wawu sira matuwuh nembulan, dan seterusnya..............

Nah, kira2 begitulah untuk aji Pengasih-asih.

4. Penangkeb

Penangkeb adalah cabang ilmu pangiwa yang bertujuan untuk membuat orang tunduk. Dengan demikian, si pemakai ilmu ini dapat memerintah, menyetir, dan mengendalikan orang yg dikenainya. Sudah tentu ilmu ini juga menggunakan rerajahan. Sayang sekali saya tidak punya rerajahan yang dimaksud. Lagipula ilmu ini sangat mirip dengan ilmu guna2 yang sempat saya bahas pada jenis ilmu yang ketiga (tentang guna2).
Ada satu jenis penangkeb yang terkenal, yaitu Penangkeb Jagat. Ilmu ini mirip sekali dengan Guna Tuntung Tangis karena menggunakan srana yang sama.Adapun contoh cerita untuk ilmu ini:
Seorang istri yang ingin supaya suaminya tidak main serong, setelah dia tanyakan kepada dukunnya, maka ia harus menutupi wajah suaminya dengan salah satu pakaian dalamnya ketika suaminya sedang tertidur pulas. Alhasil suaminya berhenti bermain serong,tetapi lantas suaminya tersebut sakit2an.
Ada juga yang menaruh bebuntilan (barang berupa bungkusan kecil berisi rerajahan, dan bahan2 yang telah dimantrai) di bawah bantal / kasur.
Bahkan yang lebih nekat lagi dengan mencampurkan sedikit darah menstruasinya ke dalam minuman/makanan yang dimakan oleh suami & anak2nya. Sehingga mereka dapat tunduk kepada sang istri. Tentunya juga dibarengi dengan memasukkan unsur bebai (bebai nanti akan saya paparkan lebih lanjut).

5. Pangleakan (aji wegig)

Pangleakan adalah cabang ilmu pangiwa yang sudah memerlukan pengorbanan. Dalam mencari korban biasanya dengan cara mencari2 kesalahan orang lain, untuk dijadikan calon mangsanya.

http://blog.baliwww.com/wp-content/photos/rangda_by_shenghunglin.jpg
ilustrasi rangda
Ilmu pangleakan di Bali yang paling ngetop dibicarakan adalah bisa berubah wujud menjadi binatang, kendaraan, rangda, celuluk, bahkan sampai menjadi sampian mas (sampian adalah sejenis karya tangan yg biasanya terbuat dari janur yang dipakai untuk keperluan upacara / hari raya). Konon katanya kalo bisa berubah menjadi sampian mas, itu artinya ilmunya sudah paling tinggi.
Sedangkan ilmu pangleakan untuk membunuh atau menyakiti mangsanya, biasanya menggunakan:

Bebai
Orang yg terkena bebai biasanya tingkah lakunya seperti orang gila. Tetapi tergantung juga jenis bebai yang masuk ke dalam tubuhnya. Lain jenis bebai, maka lain pula sakitnya. Ada yang seperti orang gila, makan tidak bisa berhenti, tidak bisa makan, kondisi tubuh menurun, si korban lari kesana kemari, dan lain sebagainya.

Apakah bebai tersebut?? Bagaimana wujudnya?? Menurut seorang jero dasar (dukun), bebai tersebut berbentuk binatang yang sangat kecil dan masukm ke tubuh manusia melalui pori2 kulit. Setelah berada dalam tubuh manusia, bebai akan memasuki pembuluh darah samapi tersebar kemana2 atau bahkan menyumbat pembuluh darah.

Cetik
Cetik disini hampir disamakan dengan racun. Sebab kalau racun pasti bersifat fisik atau berupa benda. Sedangkan cetik tidak selalu berwujud fisik atau benda.
Ok deehh..... Kita bahas dulu cetik yang berwujud fisik atau benda dulu yah...
Kalo racun jenis ini, masih bisa dirasakan,dicium,dilihat,diraba. Misalnya, racun tikus, potasium, pembasmi serangga, dan lain2. Akan tetapi orang Bali, khususnya seorang penganut ilmu hitam biasanya menyiapkan racun jenis ini utk diberikan kepada murid2nya. Biasanya racun ini terbuat dari empedu ikan bandeng dan diramu dengan bahan2 lainnya. Daya serang cetik jenis ini sangat cepat. Oleh karena itu masyarakat akan mudah mengetahui siapa yang menyebabkan orang yg meninggal karena cetik. Hati2..... dalam hal ini bisa timbul yang namanya fitnah.....
Beberapa jenis cetik yang ngetop:
Cetik cadanggaleng
Cetik gringsing
Cetik Kerikan Gangsa
 (cetik ini tergolong halus karena membunuh korbannya secara pelan2.Bahan dasarnya adalah parutan perunggu dari peralatan gamelan. Cetik ini mengkibatkan korban batuk berkepanjangan dan badan semakin lama semakin kurus)

Cetik yang tidak berwujud benda/tidak membutuhkan bahan tertentu
Cetik ini tidak dpt dilihat, dicium, dirasakan, karena tidak mempergunakan bahan2 tertentu. Proses terjadinya cetik ini otomatis keluar dari penganut ilmu pangleakan, karena setiap bulu tubuh, keringat, darah miliknya merupakan cetik bagi orang yang memakannya. 

Hal ini tergantung dari pemasangnya, siapa orang yg menjadi sasarannya, maka hanya orang itu yang kena. Misalnya ada sekumpulan orang yang terdiri dari 10 orang. Jika hanya 1 orang yang dituju, maka hanya orang itu saja yang kena. Walaupun makanan & minuman yang disajikan secara bersama2 ataupun bercampur. (Tentunya dalam hal ini, si penganut ilmu pangleakan ini harus menyentuh semua peralatan makanan dan makanan itu sendiri)

Ada pula jika tingkat ilmu pangleakannya sudah tinggi, maka hanya dengan memandang orang yg sedang makan & minum saja, dia sudah bisa memberi cetik kepada si korban. Ilmu ini disebut dengan Cetik Terangjana. Ilmu ini bisa dirapal dari jarak 30 sampai 50 meter. Adapula cetik yang menggunakan perantara angin. Dan masih banyak cetik lainnya.....

Dalam pengobatannya, biasanya si dukun akan berusaha mengeluarkan cetiknya terlebih dahulu, baru kemudian mengobati bagian tubuh yang terluka karena cetik. Cetik dikeluarkan bisa melalui muntahan atau melalui pori2 kulit si korban. Cetik yang keluar tersebut bisa berbagai macam bentuknya. Bisa berupa ulat2 kecil, pasir, ulat berwarna warni, angin, dan lain sebagainya. 

Pepasangan
Pepasangan biasanya menggunakan bahan2 sesuai dengan jenis pepasangan itu sendiri. Biasanya, bahan2 yang digunakan terdiri dari tulang manusia, bubuk tulang manusia, dan lain sebagainya. Untuk bisa melaksanakan pepasangan, orang tersebut harus bisa ngaleak terlebih dahulu. Karena pepasangan ini harus diarahkan oleh pemasangnya sendiri.
Adapun cara memasangnya yaitu (maaf saya tidak punya mantra2nya):
Bahan2 yang saya sebutkan di atas, misalnya tulang manusia disertai bahan2 lainnya, dibungkus dengan kain kafan. Biasanya sebesar tutup ballpoint. Pepasangan ini biasanya dipasang di tempat keluar masuknya rumah korban. Kemudian pepasangan tersebut akan dilemparkan di atas tanah dan hanya dengan memandang saja, pepasangan tersebut akan masuk dengan sendirinya ke dalam tanah. Jadi tidak menggali lubang terlebih dahulu. (logika aja, kalo gali lubang di depan rumah orang, apa ga digebukin ama yang punya rumah?? ). 

Setelah berhasil, maka pepasangan tersebut akan siap untuk menyerang korbannya sesuai dengan maksud si pemasang. Korbannya adalah hanya orang yg dituju. Jadi jika yang melintasi pepasangan tersebut bukan orang yg dituju, maka orang tersebut tidak akan apa2. Tetapi jika yang melintas adalah orang yg dituju, maka orang tersebut akan jatuh sakit dan lama2 bisa meninggal dan kemudian menjadi tumbal ilmu pangleakan si pemasang!

Apabila pepasangan berupa bubuk tulang manusia, maka akan semakin mudah caranya. Biasanya orang yg memiliki ilmu pangleakan ini akan menaruh bubuk tersebut di dalam kukunya. Sesampainya dia di rumah calon korbannya, dia akan menyentilkan kukunya hingga bubuk tulang manusia tersebut beterbangan kemana2. Hal ini bisa menyebabkan pekarangan rumah menjadi seram dan membuat sakit penghuninya.

Adapun cara yang paling gampang (mengingat cukup seram juga memakai bahan tulang/bubuk tulang manusia) adalah, ambil kotoran/tanah kuburan kemudian buang di sekitar halaman orang yg ingin anda sakiti. Niscaya, keadaan rumah orang tersebut akan berubah menjadi menyeramkan dan menimbulkan perasaan tidak enak kepada penghuninya. Seperti misalnya pertengkaran, ribut2 gak keruan, dan lain sebagainya.......

Berikut adalah contoh pepasangan yang berhasil dicabut. Mohon maaf, tempat pencabutan dan pemilik tempat dirahasiakan.




Rerajahan
Rerajahan adalah suatu simbol yang digambarkan dan dikombinasikan dengan aksara modre yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu, tergantung dari sang pembuatnya. Jadi tidak semua rerajahan tersebut bermaksud jelek atau untuk tujuan jahat. Dalam ilmu pangleakan pun bisa menggunakan rerajahan, bahkan diperjual belikan  . Contoh2nya bisa dilihat pada pembahasan saya sebelumnya tentang ilmu pangiwa di halaman2 sebelumnya, seperti pangasihan, penangkeb, dst.....


Sesawangan
Sesawangan ini mirip dengan voodoo... Dengan sesawangan ini bahkan hanya dengan membayangkan calon korban saja bisa membuatnya sakit. Apalagi si penganut ilmu pangleakan tersebut memiliki foto, nama, dan hari kelahiran si korban. Sesawangan ini sering juga disebut dengan acep-acepan atau umik-umikan. Hal inilah yang menyebabkan ilmu pangleakan bisa menyakiti melalui jarak jauh.  


Saya berniat mengakhiri ulasan saya dengan PANGEJUKAN LEAK alias menangkap leak ataupun akan bertarung melawan leak. Ini hanya beberapa mantra dari sekian banyak mantra Lontar Pangejukan Leak.
Berikut urutannya:
1. Lakukan permbersihan diri sendiri layaknya akan melakukan persembahyangan
2. Pada saat melakukan persembahyangan:
Mantra duduk dengan sikap asana:
Om prasada stiti siwa suci nirmala ya namah swaha

Mantra untuk melakukan pranayama:
Nafas pertama: Om ang namah
Nafas kedua: Om ung namah
Nafas ketiga: Om mang namah

Mantra pembersihan tangan:
Tangan kanan: Om sudhamam swaha
Tangan kiri: Om ati sudhamam swaha
Mantra untuk dupa:
Om Ang brahma dupa dipa astra ya namah swaha 
Mantra untuk bunga:
Om puspadanta ya namah swaha

Kemudian lakukan panca sembah seperti biasa untuk meminta restu dan keselamatan kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa & para leluhur.

3. Setelah persembahyangan selesai, ambil dupa (ucapkan kembali mantra untuk dupa) dan bunga (ucapkan mantra untuk bunga). Dupa di tangan kiri dan bunga di tangan kanan. Diposisikan tepat di depan dada. 

Ucapkan mantra:
"Ong amunerat Sang Hyang Akasa, apan aku Sang Hyang Jagatnata, mamentang rua pustaka, sakti mawisesa, ningambara ring sor sapta petala, memanah wateke betara putusi leyak, sakti mawisesa, dan panahku, pejah geseng gempung telas, dadi awu, guna leyake badane, sakti mawisesa, sakuhing agunging tumpang, mewasta tumpang satak seket patpat, muang padmasana, sakti mawisesa, angadeg mamurti sawi den panahku pejah geseng rimpung asat, telas dadi awu, yeke guna pengaliante, guna gempilan sesapehan tani pejah, guna temon pengawakan, den panahku, pejah geseng dadi awu lah poma-poma-poma, serana sakewenang, sama kapuji-sakti".


4. Letakkan dupa (ucapkan mantra dupa) & letakkan bunga di hadapan anda (jangan sekali2 membuang bunga dengan cara melentikkan bunga. Sebab hanya orang yg sudah medwijati / sulinggih lah yg berhak melakukan hal tersebut)

5. Bermeditasi dengan khusuk sembari menunggu leak yang akan menyerang anda. Sebab pertarungan ini bukan pertarungan fisik melainkan pertarungan batin dimana atma / roh terlepas dari badan kasar untuk bertarung dengan desti (leak).

Adapun cara lainnya:
Laku & tata caranya sama seperti di atas, tetapi yang ini memakai sarana berupa benda. Benda apapun boleh asal tidak kotor, misalnya pakaian dalam, ataupun barang2 porno lainnya...hehehehehhe.....
Nah... misalnya memakai sapu lidi. Sapu lidi ini diberi mantra (pada saat memberi mantra sama seperti di atas yaitu, menggunakan dupa & bunga):
Angkara Mangkara, Ong (3x) 

Kemudian pada malam hari, letakkan sapu lidi tersebut di jalan yang sering dilalui oleh orang yg anda duga memiliki ilmu pangleakan.
Jika behasil, maka di pagi harinya akan ada orang yg akan terkagum2 sendirinya diam memandangi sapu lidi tersebut. Dapat dipastikan dia lah yg memiliki ilmu pangleakan!!

Aktivitas Manajemen Operasi



Aktivitas Manajemen Operasi
Segala aktivitas berkaitan dengan penciptaan barang dan jasa melalui transformasi input menjadi output.

Perbedaan Barang dan Jasa

Barang

Jasa
Tangible (fisik dan ciri cirinya dapat dilihat, diraba, dirasa).
Biasa diperjualbelikan kembali
Barang dapat disimpan sebelum dipasarkan
Parameter mutu dapat diukur dengan jelas
Penjualan berbeda dari produksi
Barang dapat berpindah

Letak fasilitas penting untuk pertimbangan biaya
Sering dapat dilakukan proses otomatisasi
Pendapatan dihasilkan dari produk tangible

Intangible (fisik dan cirri cirinya tidak dapat dilihat, diraba, dirasa).
Umumnya tidak diperjualbelikan kembali
Biasanya langsung kontak dengan pembeli
Sangat sulit mengukur parameter mutu dari jasa
Penjualan bagian dari jasa
Penyedia jasa sering dapat berpindah dan bukan jasanya
Letak fasilitas penting untuk pertimbangan kontak konsumen
Sering sulit dilakukan proses otomatisasi
Pendapatan dari produk intangible

Berbeda dengan organisasi usaha penghasil barang, pada organisasi usaha penghasil jasa fungsi produksi tidak terlihat dengan jelas karena proses produksi berinteraksi langsung dengan konsumen sebagai penerima jasa tersebut sehingga fungsi produksi kelihatan seperti berada dibawah fungsi pemasaran. Akan tetapi apakah suatu organisasi usaha produk akhirnya berupa barang ataupun jasa segala aktivitas yang berkaitan dengan produksi dalam organisasi usaha fungsi produksi seringkali tetap dimasukan dalam lingkup manajemen operasi.    

Sejarah Perkembangan Manajemen Operasi

Cost Focus


Quality Focus

Customization Focus
Early Concepts 1776-1880
Labor Specialization (Smith, Babbage)
Standardized Parts (Whitney)

Scientific Management Era 1880-1910
Gantt Charts (Gantt)

Motion & Time Studies (Gilbreth)
Process Analysis (Taylor)
Queuing Theory (Erlang)

Mass Production Era 1910-1980
Moving Assembly Line (Ford Sorensen)
Statistical Sampling (Shewhart)
Economic Order Quantity (Harris)
Linear Programming
PERT/CPM (DuPont)
Material Requirements Planning

Lean Production Era 1980-1995
Just-in-Time
Computer Aided Design
Electronic Data Interchange
Total Quality Management
Baldride Award
Empowerment
Kanbans
Mass Customization Era 1995-
Globalization
Internet
Enterprise Resourse Planning
Learning Organization
International Quality Standards
Fenite Scheduling
Supply Chain Management
Agile Manufacturing
E-commerce

Mengapa Belajar Manajemen Operasi
            Ada beberapa alasan pentingnya mempelajari bidang studi manajemen operasi, yaitu :

1.      Manajemen Operasi adalah salah satu dari tiga fungsi bisnis penting dalam suatu organisasi usaha disamping pemasaran (marketing) dan keuangan (finance).
2.      Manajemen Operasi dipelajari untuk memahami bagaimana barang dan jasa diproduksi, karena fungsi produksi berada dalam lingkup manajemen operasi.
3.      Manajemen Operasi dipelajari untuk memahami apa tugas tugas seorang manajer operasi. Dengan memahami tugas tugas tersebut seseorang dapat mengembangkan keakhlian yang diperlukannya untuk menjadi seorang manajer operasi. Hal ini dapat membantu untuk melihat peluang dalam pengembangan karier dalam manajemen operasi.
4.      Manajemen Operasi dipelajari karena penyerapan anggaran belanja perusahaan pada fungsi operasi adalah paling besar. Namun demikian, peluang peningkatan keuntungan perusahaan pada fungsi operasi juga paling besar.

Options for Increasing Contribution


Marketing Option
Finance/Accounting Option
OM
Option



Current

Increase Sale Revenue 50%

Reduce Finance Costs 50%
Reduce Production Costs 20%

Sales
Costs of goods

$100,000
-80,000

$150,000
-120,000

$100,000
-80,000

$100,000
-64,000
Gross margin
Finance costs
20,000
-6,000
30,000
-6,000
20,000
-3,000
36,000
-6,000

14,000
24,000
17,000
30,000
Taxes at 25%
Contribution

-3,500
$ 10,500

-6,000
$ 18,000
(71%)
-4,250
$ 12,750
(21%)
-7,500
$ 22,500
(114%)

            Peningkatan penjualan 50% memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan sebesar 71% dan penghematan pada sektor keuangan sebesar 50% memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan sebesar 21%, sedangkan penghematan pada biaya produksi sebesar 20% memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan sebesar 114%.
            Dari contoh kasus tersebut mendorong sangat pentingnya pengembangan strategi  pada aktivitas aktivitas operasi agar proses operasi berjalan semakin efisien dan efektif untuk meningkatkan kontribusi fungsi operasi dalam perusahaan.

Tugas Manajer Operasi
Setiap manajer yang baik harus melakukan fungsi fungsi dasar dari proses manajemen, yaitu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pembentukan staf, kepemimpinan dan pengendalian. Manajer operasi menerapkan proses manajemen ini untuk menetapkan  keputusannya untuk setiap fungsi operasi yang ada dalam manajemen operasi.

Sepuluh Putusan Strategis Manajemen Operasi

Fungsi Operasi

Pokok Permasalahan

Perancangan barang dan jasa


Manajemen Kualitas


Perancangan proses dan kapasitas


Lokasi


Perancangan layout


Sumber daya manusia dan perencanaan tugas tugas


Manajemen rantai-suplai





Inventori, perencanaan keperluan material dan JIT (just-in-time)

Penjadwalan proyek, jangka menengah dan jangka pendek



Pemeliharaan

Barang atau jasa apa sebaiknya akan ditawarkan?
Bagaimana perancangan barang dan jasa tersebut akan dilakukan?
Siapa yang bertanggung jawab terhadap kualitas?
Bagaimana kualitas dari barang dan jasa tersebut akan ditetapkan?
Akan membutuhkan proses apa dari produk yang akan dibuat serta dalam urutan apa?
Peralatan dan teknologi apa yang diperlukan untuk menjalankan proses proses tersebut?
Dimana sebaiknya fasilitas produksi dibangun serta kriteria kriteria apa yang menjadi dasar pengambilan putusan tersebut?
Bagaimana sebaiknya pengaturan layout fasilitas yang akan dibuat serta seberapa besarnya agar sesuai dengan kapasitas produksi yang akan direncanakan?
Bagaimana upayanya untuk memberikan lingkungan kerja yang sesuai untuk pekerjanya?
Berapa besar hasil yang dapat diharapkan dari tenaga kerja tersebut?
Untuk komponen komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan barang barang yang direncanakan dibuat sendiri atau menerima pasokan dari luar?
Siapa pemasok yang dipilih dan siapa yang dapat mengintegrasikan kedalam program e-commerce perusahaan.
Berapa besar inventori setiap item barang yang sebaiknya dimiliki?
Kapan dijadwalkan untuk melakukan pemesanan kembali?
Apakah pada pekerjaan pekerjaan tertentu tidak lebih disubkontrakan?
Apakah perusahaan akan tetap mempertahankan pekerjanya selama dilakukan pengurangan jumlah produksi?
Siapa yang akan bertanggung jawab terhadap pemeliharaan?

            Kemampuan untuk membuat keputusan keputusan yang baik pada fungsi fungsi operasi ini serta mengalokasikan sumberdaya untuk pelaksanaan yang efektive adalah merupakan jalan menuju suatu fungsi fungsi operasi yang efisien. Hal ini akan berdampak pada strategi dan produktivitas perusahaan.

Pengorganisasian untuk Menciptakan Barang dan Jasa
Untuk menciptakan barang dan jasa setiap organisasi usaha melakukan tiga fungsi bisnis yang merupakan unsur unsur tidak saja hanya untuk keperluan proses produksi tetapi juga untuk kelangsungan jalannya usaha.
 Fungsi fungsi bisnis tersebut adalah :
1.      Pemasaran, yang menciptakan kebutuhan terhadap barang atau jasa
2.      Operasi, yang mencipkan barang dan jasa
3.      Keuangan, yang mengikuti berapa sehat jalannya usaha tsb, membayar tagihan tagihan, mengumpulkan uang hasil usaha.















Sabtu, 15 Agustus 2015

Pengertian MANAJEMEN OPERASIONAL

Manajemen Operasional | Manajemen Operasi


Manajemen Operasional adalah suatu usaha pengelolaan secara maksimal penggunan semua faktor produksi yang ada baik itu tenaga kerja (SDM), mesin, peralatan, raw material (bahan mentah) dan faktor produksi yang lainnya dalam proses tranformasi untuk menjadi berbagai macam produk barang atau jasa.
manajemen operasional
Manajemen Operasional
Apa yang dapat dilakukan oleh manajer operasi serta orientasi manajer operasional ?

Yang bisa dilakukan oleh manajemen operasi adalah melaksanakan seluruh fungsi dari proses manajemen : planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), pembentukan staff, kepemimpinan serta pengendalian.

Orientasi manajer operasional adalah mengarahkan hasil output dalam kuantitas, kwalitas, harga, waktu serta tempat tertentu yang sesuai dengan permintaan user atau konsumen.
Jangan lupa baca juga Pengertian Manajemen

Tanggung Jawab Manajer Operasional :

  Menghasilkan barang atau jasa.
  Mengambil sebuah keputusan mengenai fungsi operasi serta sistem transformasi.
  Mengkaji pengambilan sebuah keputusan dari suatu fungsi operasinal.

Fungsi Produksi dan Operasional

  Proses produksi serta operasional
  Jasa penunjang dalam pelayanan produksi
  Planning (Perencanaan)
  Controlling (Pengendalian dan pengawasan)

Lingkup Manajemen Operasional :

1. Perancangan desain system produksi dan operasional
  • Seleksi serta perancangan desain produk
  • Seleksi serta perancangan proses dan peraalatan
  • Pemilihan site dan lokasi perusahaan serta unit produksi
  • Rancangan tata letak serta arus kerja
  • Rancangan atas tugas pekerjaan
  • Strategi produksi dan operasional serta pemilihan kapasitas
2. Pengoperasian sistem produksi dan operasional
  • Menyusun rencana produk dan operasional
  • Perencanaan dan pengendalian atas persediaan serta pengadaan bahan
  • Pemeliharaan utilitas mesin dan juga peralatan
  • Pengendalian atas mutu
  • Manajemen sumber daya manusia (tenaga kerja)

Pengambilan Keputusan

Dilihat dari sudut pandang kondisi atas keputusan yang harus ditempuh, ada empat (4) macam pengambilan keputusan :
  • Pengambilan keputusan mengenai suatu peristiwa yang pasti
  • Pengambilan keputusan mengenai peristiwa yang memiliki resiko
  • Pengambilan keputusan mengenai suatu peristiwa yang tak pasti
  • Pengambilan keputusan mengenai peristiwa yang muncul akibat pertentangan dengan kondisi yang lain.

Beberapa Jenis Pengambilan Keputusan Dalam Manajemen Operasi :

-Proses:Keputusan tentang proses fisik serta fasilitas yang dipakai
-Kapasitas:Keputusan dalam menghasilkan jumlah, waktu serta tempat yang sesuai
-Persediaan:Keputusan mengenai persediaan meliputi apa yang yang di pesan,
kualitas, kuantitas dan kapan raw material (bahan baku) dipesan.
-Tenaga Kerja:Meliputi proses seleksi, rekruitmen, peng-gajian, PHK, pelatihan,
supervisi, kompensasi serta promosi kepada karyawan dan 
penggunaan atas tenaga spesialis
-Kualitas:Keputusan dalam penentuan mutu barang atau jasa yang diproduksi,
penetapan standart, desain peralatan, karyawan terampil, serta pengawasan atas produk 





Keputusan didalam manajemen Sistem Produksi
  • Keputusan perencanaan strategis jangka panjang didalam sumber daya
  • Desain sistem produktif : pekerjaan, alur proses, tata arus, serta susunan atas saran fisik
  • Keputusan implementasi operasinal : harian, mingguan serta bulanan.

Keputusan Perencanaan Strategik :
  • Pemilihan desain rangkaian produk atau jasa
  • Keputusan perencanaan atas kapasitas, site lokasi gudang, dan rencana ekspansi
  • System pembekalan, penyimpanan serta logistik.

Pengertian Sistem Produksi :

Instrumen yang dipakai dalam mengubah semua sumberdaya untuk menghasilkan barang atau jasa.
Ada 3 macam sistem didalam proses produksi :
  1. Proses produksi yang berkelenjutan
  2. Proses produksi yang terputus putus
  3. Proses produksi yang bersifat proyek